Showing posts with label reviews. Show all posts
Showing posts with label reviews. Show all posts

21.11.10

Samsung Galaxy Tab : Pas di Genggaman, Dukung Berbagai Aktivitas


SPESIFIKASINYA yang lengkap menjadikan Galaxy Tab sebagai perangkat serbabisa yang mendukung aktivitas kerja, hiburan dan komunikasi pengguna. Layarnya yang 7 inci juga membuatnya mudah dipegang, dioperasikan dan dibawa.

Sebagai sebuah komputer tablet, tubuh Galaxy Tab terbilang tipis dengan tebal hanya 12 milimeter. Desainnya pun tampak elegan. Samsung merancang Galaxy Tab dengan tubuh persegi panjang dan ujung-ujung yang membulat. Kombinasi antara warna putih pada bagian belakang dan hitam mengilap di depan perangkat memperkuat kesan elegan.

Bentuknya proposional dan bisa dipegang dengan satu tangan. Beratnya yang 380 gram membuat Galaxy Tab terasa ringan. Soal layar, Samsung mengaplikasikan teknologi thin film transistor (TFT). Soal kualitas, Galaxy Tab bisa menghasilkan gambar yang tajam dan jernih. Namun, tulisan dan gambar yang ada di balik layar tak dapat dilihat di bawah cahaya matahari.

Sama seperti tablet lain, Galaxy Tab mengusung teknologi layar sentuh. Meski tidak terlampau cepat, kemampuannya dalam merespon sentuhan tangan cukup responsif. Sebagaimana halnya ponsel berplatform Android, bagian depan Galaxy Tab dilengkapi pula empat tombol sentuh untuk mengakses menu home, options, back button dan search. Tombol on/off terletak di sisi kanan, dekat pengatur volume.

Sedangkan di sisi kiri terdapat selot kartu SIM dan micro SD. Prosesor yang dipasang berkecepatan 1GHz. Platformnya adalah Android versi 2,2 atau Froyo. Di dalam perangkat tersedia pula menu Android Market yang memudahkan pengguna mengunduh aplikasi.

Game dan baterai


Salah satu aplikasi yang diuji adalah game Need for Speed (NFS) Shift. Untuk masuk ke aplikasi itu seringkali membutuhkan waktu yang cukup lama dan kadang tidak berhasil. Namun, kelemahan itu berhasil ditutupi dengan kemampuannya memainkan game balap mobil itu dengan kecepatan tinggi.

Permainan menjadi lebih seru karena pengguna bisa mengendalikan setir mobil dengan cara menggerakkan tabletnya ke kiri atau kanan. Rasanya seperti menyetir mobil di dunia nyata. Jika digunakan untuk memainkan NFS Shift secara terus menerus, baterainya hanya mampu bertahan selama enam jam.

Saat sedang membuka game, pengguna juga bisa membuka aplikasi lain pada saat bersamaan. Kemampuan multitasking pada perangkat itu terbilang bagus. Hasil pengujian menunjukkan pula kalau tubuh Galaxy Tab terasa panas dalam waktu kurang dari satu jam.

Dua kamera


Galaxy Tab memiliki dua kamera. Satu kamera beresolusi 3 Megapiksel, dilengkapi LED flash dan dapat digunakan untuk memotret serta merekam video. Sedangkan kamera lainnya memiliki resolusi yang lebih rendah, yaitu 1,3 Megapiksel, dan bisa dipakai untuk konferensi video. Dengan resolusi 3 Megapiksel, kamera kurang dapat menangkap detil pada objek.

Selain itu, hasil pemotretan di bawah sinar matahari dan pada kondisi gelap juga kurang tajam.Gadget ini juga dapat digunakan untuk menelepon. Jika ingin menelepon dengan nyaman,sebaiknya menggunakan speaker phone, headphone atau perangkat bluetooth. Sebab, ukurannya terlalu besar untuk sebuah ponsel.

Pengguna bisa memasukkan video yang mereka buat ke YouTube. Selain itu, mereka juga bisa mengakses YouTube. Syaratnya, pengguna harus online. Hasil pengujian menggunakan konektivitas wifi dengan memanfaatkan jaringan FastNet di daerah Setiabudi menunjukkan adanya gerakan gambar yang kurang mulus dan buram (blur).

Sebaliknya, demo yang dilakukan Samsung di Hotel Ritz Carlton menunjukkan pergerakan gambar yang halus dan nyaris tanpa jeda. Suara yang jernih dan tidak pecah juga menjadi keunggulan Galaxy Tab. Kesimpulannya, antarmuka Android pada Galaxy Tab mengesankan.

Untuk pemakaian di dalam ruangan, layarnya juga mampu menampilkan gambar dengan warna yang tajam. Menonton video dan mendengarkan musik mudah selama jaringannya mendukung. Layarnya yang 7 inci membuat tablet mudah dibawa dan dipegang. Namun, kamera beresolusi 3 Megapiksel yang terdapat di dalamnya tidak dapat menangkap detil pada objek.

12.11.10

Smartphone LG GT540


ELEGAN. Itulah kesan pertama yang muncul saat melihat LG GT540. Selain elegan, ponsel cerdas (smartphone) berplatform Android 1,6 itu juga dapat mengoperasikan berbagai multimedia dengan cepat.

LG GT540 tersedia dalam beberapa warna. Namun, mediaindonesia.com mencoba ponsel yang berwarna putih. Kesan elegan terpancar dari tubuhnya yang berdesain batang dengan ujung-ujung yang sedikit membulat serta berbalut warna putih bertekstur. Pengaplikasian lapisan chrome pada dua tepinya serta kehadiran tombol yang tidak terlalu banyak turut memperkuat kesan elegan.

Salah satu keunikan LG GT540 terletak pada pilihan homescreen. Ponsel berbasis Android biasanya hanya menawarkan homescreen standar dari Android. Namun, LG menambah satu homescreen lagi yang disebut LG Home. Kehadiran LG Home memudahkan dan mempercepat pencarian aplikasi karena aplikasi disusun berdasarkan kategori.

Pengguna juga dapat menambah kategori. Dengan membuat kategori sendiri, pengguna akan lebih mudah mengingat dan mencari aplikasi-aplikasi yang sudah mereka kelompokan di setiap kategori.

Pemilihan homescreen dapat dilakukan dari menu Homescreen Selector. Di dalam LG540 terdapat pula widget social networking system (SNS). Berkat widget tersebut, pemilik akun Facebook, Twitter dan Bebo dapat membuat status, melihat status teman dan mengirim serta membaca pesan dengan cepat.

Daftar kontak yang ada di tiga jejaring sosial itu juga dapat dikirim ke contact  telepon. Contact menampilkan nama, foto, nomor telepon dan tombol panggilan. LG540 mengusung layar sentuh. Untuk ponsel di kelasnya, yang berharga di bawah Rp3 juta, layar sentuh pada perangkat itu terbilang responsif sehingga pengguna bisa mengetik dan memilih aplikasi dengan cepat.

Ponsel yang memiliki prosesor berkecepatan 600MHz itu juga merupakan perangkat yang asyik untuk memainkan game-game berkecepatan tinggi seperti balap mobil. Dimensi sebesar 109x54,5x12,7 milimeter tak hanya pas digenggam, tetapi juga pas untuk bermain game.

Tidak cuma itu, pengunduhan game dan aplikasi lain juga dapat dilakukan dengan cepat. Kamera yang tersedia beresolusi 3 Megapiksel dan dapat digunakan untuk memotret serta merekam gambar bergerak. Layar GT540 cukup nyaman jika digunakan untuk melihat foto, video dan teks.

Akan tetapi, hasilnya kurang bagus apabila dilihat di bawah cahaya matahari. Namun, hal itu tentu saja bukan masalah besar bagi pengguna yang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan dan jarang melakukan aktivitas luar ruang pada siang hari.

Spesifikasi dan fitur lain yang terdapat di dalamnya ialah wifi 802,11 b/g, GPS receiver, kompas digital, bluetooth 2,1 dengan A2DP, GSM, 3G, selot micro SD, radio FM, dan memori internal 139 MB. Untuk ponsel berplatform Android dengan harga di bawah Rp3 juta, GT540 memiliki performa yang terbilang bagus dan desain yang terkesan mahal.

13.9.10

Nokia C3 : Kemampuan Messaging Optimal dengan Harga Ekonomis

PONSEL yang desainnya menyerupai seri E63 itu memiliki kapabilitas untuk mengirim dan menerima email dengan baik. Satu hal yang menarik, C3 dipasarkan dengan harga yang ekonomis.

Meski mirip dengan dengan seri E63, Nokia C3 memiliki sudut yang lebih bulat. Bagian belakang bermaterial plastik, tetapi tidak membuat ponsel terlihat ringkih.

Untuk keypad, Nokia menerapkan desain qwerty. Seperti kebanyakan ponsel berdesain qwerty, C3 dilengkapi pula dengan layar berukuran 2,4 inci. Tampilan layar tampak jelas, tajam dan nyaman digunakan untuk melihat tulisan dan gambar. Sebagaimana seri E63, ponsel berdiameter 116x58x14mm itu juga memiliki keypad yang mudah digunakan.

C3 menggunakan sistem operasi Symbian 40 sehingga tak mengherankan kalau perangkat itu tidak mendukung kemampuan multitasking. Namun, tidak perlu kecewa karena ponsel memiliki kualitas yang baik untuk menelepon serta melakukan aktivitas messaging seperti chatting, email dan mengakses situs jejaring sosial Facebook. Salah satu kekurangannya terletak pada kemampuan untuk refresh Facebook.

Fasilitas multimedia yang tersedia di dalamnya juga terbilang lengkap, yaitu kamera, pemutar dan perekam video, pemutar musik dan radio FM. Lewat C3, Nokia tampaknya tidak membidik pasar pengguna GPS karena fitur itu tidak terdapat di dalamnya. Ketiadaan fitur GPS membuat pengguna C3 tidak dapat mengunduh aplikasi Ovi Maps dari Ovi Store.

Di samping itu, Nokia C3 juga tidak mendukung koneksi internet melalui 3G. Artinya, pengguna hanya mengandalkan jaringan GPRS, EDGE atau wifi.

Kamera yang terdapat di dalam ponsel itu memiliki resolusi 2 Megapiksel dan tidak dilengkapi dengan lampu kilat. Kualitas gambar yang dihasilkan seringkali kurang tajam dan jernih.

Kesimpulannya, Nokia C3 merupakan alternatif tepat bagi konsumen berbujet terbatas yang mencari ponsel dengan kemampuan messaging lengkap dan bagus.

Nokia X6 Hadir dengan Fitur Musik Mumpuni

NOKIA X6 merupakan anggota Xseries generasi kedua yang membidik segmen ponsel musik. Kemampuannya menjalankan fitur musik secara mumpuni menjadikan ponsel itu sebagai pilihan yang tepat bagi pencinta musik. Nokia X6 memiliki tampilan yang berbeda dengan X3.

Sekilas, perangkat berdimensi 111 x 51 x 13,8 milimeter dengan tebal 13,8 milimeter itu mirip dengan ponsel berdesain geser yang mempunyai keyboard fisik. Padahal X6 sebenarnya merupakan ponsel berteknologi layar sentuh (touchscreen) yang tidak dilengkapi dengan keyboard fisik. Saat pertama kali digunakan, desain yang menyerupai ponsel geser itu menyulitkan pencarian tombol.

Alhasil, pengguna harus meraba-raba terlebih dahulu sebelum menemukan tombol. Berbeda dengan kebanyakan ponsel Nokia yang didesain dengan sudut membulat, X6 memiliki garis tegas menyiku di setiap sudutnya. Tubuhnya yang persegi panjang dan tebal menjadikan ponsel terlihat kokoh dan nyaman digenggam.

X6 kaya fitur multimedia, dari mulai musik sampai video. Pemutar musik menjadi aplikasi unggulan yang terdapat di dalam ponsel. Kehadiran antarmuka musik dengan fungsi menyeluruh melengkapi kemampuannya dalam mendukung beragam format musik. Suara yang ke luar dari loudspeaker Nokia X6 terdengar jernih dan lantang.

Dalam volume maksimal, output dari pemutar musik itu masih mampu menampilkan kualitas terbaik tanpa ada suara pecah. Memori internal yang tersedia berkapasitas besar, yaitu 16 atau 32GB. Ponsel juga dapat memainkan musik dalam waktu 32 jam nonstop. Sebagaimana ponsel musik lain, X6 dilengkapi pula dengan radio FM.

Untuk menyempurnakan kenikmatan mendengarkan lagu, pengguna dapat memakai headset bawaan yang ada di dalam paket penjualan atau earphone stereo bluetooth. Kamera yang ada di dalam ponsel bermerek Carl Zeiss dengan resolusi 5 MP. Layar ponsel berukuran 3,2 inci dengan aspek rasio 16:9.

Alhasil, pengguna dapat melihat foto dan video dengan nyaman. Jika dilihat di dalam ruangan, tingkat kontras dan warna yang pada layar juga terlihat tajam dan terang. Nokia X6 beroperasi dengan platform Symbian S60 5th Edition.

Teknologi layar sentuh yang diaplikasikan pada ponsel yang tidak dilengkapi stylus itu dapat berjalan dengan baik. Begitu pula dengan kemampuan multitasking. Pengguna dapat membuka berbagai aplikasi sembari menelepon. Beberapa situs juga bisa dibuka sekaligus pada waktu bersamaan.

Soal jaringan, ponsel sudah mendukung layanan data GPRS, EDGE, HSDPA dan WLAN IEEE 803.11 b/g. Hal itu, tentu saja, menunjang kemampuan X6 untuk mengakses Ovi Store yang tersedia di dalamnya. Tak ketinggalan, Nokia X6 menawarkan beragam aplikasi standar seperti calendar, note, world clock, calculator, alarm dan size converter.

Selain itu, pengguna dapat menginstal sendiri aplikasi yang mereka inginkan melalui Ovi Store atau layanan penyedia aplikasi dari pihak lain. Tampaknya, Nokia X6 memang merupakan ponsel yang tepat bagi pencari hiburan, khususnya penggemar musik.

Samsung Galaxy S : Ponsel Minimalis dengan Fitur Lengkap

PONSEL cerdas (smartphone) berplatform Android 2,1 ini memiliki respon sentuh yang cepat serta tampilan layar yang jernih. Dua kemampuan itu seolah menunjukkan kalau Samsung Galaxy S memang perangkat yang tepat untuk mendukung aktivitas bisnis dan hiburan.

Sekilas, desainnya mirip dengan iPhone. Namun, sebenarnya memiliki tubuh yang lebih tipis ketimbang smartphone besutan Apple itu. Dimensinya ialah 122,5 x 64,2 x 9,99 mm. Serupa dengan iPhone, Galaxy S juga memiliki desain yang minimalis. Pada bagian depan hanya terlihat dua tombol, yaitu lock screen dan volume.

Penempatan tombol tampak pas dan sesuai dengan ukurannya. Alhasil, ponsel dapat dioperasikan dengan nyaman.

Selama ini Samsung identik dengan teknologi layar dan kamera yang mumpuni. Performa teknologi layarnya itu dapat kembali ditemui pada smartphone yang ditujukan bagi pasar kelas atas (high end) itu. Galaxy S mengusung teknologi layar terbaru Samsung, yaitu Super AMOLED, yang mendukung respon sentuh dan tampilan layar.

Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan mediaindonesia.com, ponsel berlayar 4 inci itu memiliki respon yang cepat. Contohnya saja saat menulis teks. Teks segera muncul begitu jari digeserkan pada layar.

Kameranya yang beresolusi 5 Megapiksel dan dilengkapi dengan sejumlah fitur pendukung yang sudah menjadi standar seperti white balance, night mode dan multishot mampu menghasilkan gambar yang tajam dan jernih.

Fungsi Swype yang terdapat di dalamnya juga mampu bekerja dengan baik. Untuk menulis teks, pengguna hanya perlu menggeser jari mereka dari satu huruf ke huruf lain yang tertera pada keypad virtual.

Fungsi perekam video yang tersedia di dalamnya memiliki kualitas tak kalah dengan keyboard virtual. Rekaman video yang diambil dengan Galaxy S mampu menampilkan gambar bergerak yang baik jika ditayangkan melalui notebook.

Fasilitas hiburan dilengkapi pula dengan pemutar musik yang dapat memutar berbagai format dan radio FM. Jika didengarkan melalui speaker, suara yang terdengar sungguh jernih. Untuk toko aplikasi, Galaxy S memiliki dua toko aplikasi, yaitu Android Market dan Samsung Apps.

Spesifikasi lain yang diusung ialah GPS, dukungan terhadap jaringan GSM, EDGE, 3G dan HSDPA, prosesor berkecepatan 1GHz, konektivitas bluetooth 3,0, aplikasi Think Free, Write and Go dan peranti lunak kamus Indonesia-Inggris dan Inggris-Indonesia, serta wireless tethering. Wireless tethering memungkinkan pengguna menjadikan ponsel sebagai hotspot untuk tiga gadget.

Berdasarkan hasil pengujian, Samsung Galaxy S memiliki performa yang memuaskan. Fitur-fitur yang ditawarkan pun sesuai dengan kebutuhan target pasar yang dibidiknya, yaitu para pencari hiburan dan pebisnis. Dengan harganya yang dipatok sebesar Rp6,5 juta, Galaxy S juga tampaknya cocok untuk pasar kelas atas.